Tahun 2009 merupakan tahun ke sekian kalinya Indonesia mengadakan pemilihan "PEMIMPIN", dan untuk yang kesekian kalinya kita harus menentukan nasip bangsa yang lebih tepatnya bisa saya katakan sebagai penentuan nasib kita di lima tahun kedepan.
Apa yang bisa kita harapkan ketika kita memilih PEMIMPIN .....
Jawabnya tentu kita mengharap mempunyai PEMIMPIN YANG ADIL. Tapi mungkinkah itu? karena keadilan hanya ada dan dipunyai oleh Yang Maha Kuasa. Kita sebagai manusia hanya bisa bagaimana cara kita untuk bisa menyenangkan orang lain, dan kalo itu sudah terjadi maka kita dikatakan sebagai orang yang adil.
Setiap pemimpin yang kita pilih setelah ORDE BARU selalu saja "mengecewakan" bagi sebagian orang dan sebagian lagi menganggap itu benar dan sudah tepat dijadikan pemimpin.
Cercaan hinaan selalu didapat oleh Pemimpin negeri ini
Sebenarnya siapa yang salah dalam hal pemilihan pemimpin?
Kita sebagi orang yang dipimpin atau mereka yang menjadi pemimpin?
SEDIKIT RENUNGAN
Jika kita yang salah letaknya dimana?
Apakah kita ini orang yang selalu menuntut yang namanya keadailan atau kita ini orang yang tidak senang melihat orang lain senang?
Jika pemimpin yang salah?
Pemimpin baik itu selalu ingin siapa yang dipinpin menjadi senang, tetapi setiap kali pemimpin ingin menyenangkan orang yang dipimpin maka pasi ada sebagian yang merasa dirugikan atau dikecewakan, selalu ada korban dalam menyenangkan orang lain.
Dari dua renungan kita menjadi bingung apakah kita harus menjadi orang yang selalu menjadi korban atau selalu mendapat kesenagan dari pemimpin atau yang lainnya?
Keadaan Negeri Yang Namanya INDONESIA saat ini sedang mengalami yang saya istilahkan sebagai RIMBA.
Kenapa demikian? Jawabnya adalah ketika kita harus berjuang pasti harus berkorban dan mengkorbankan. Berkorban untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan mengkorbankan siapa saja yang menghalangi jalan kita untuk menuju kemengan.
Jumat, 30 Mei 2008
PEMIMPIN KU
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar